Jumat, 17 Oktober 2014

Cinta dan rintihannya

Siapa aku kini dimatamu
Tak lebih dari sekedar lawan bicara
Aku telah menjelma sama
Ter ubah aku seperti teman perempuan perempuanmu
Tak ada lagikah istimewaku dihati

cinta atau hanya obsesi takut kehilangan semata yang kau berikan?

Luruh air mata setiap parasmu menjelma didepan mata
Berontak hati mengebu merindukanmu
Sesak ini masih sama rasanya
Aku mencintai tapi kamu tidak lagi

Dinginmu membeku menusuk hati
Sosokmu tak lagi bisa kukenali
Pelan namun pasti kan kubawa cinta ini pergi tanpa permisi



05 Juli 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar