Jumat, 17 Oktober 2014

Denting dawai dawai waktu

Denting dawai sang alam telah merekah
Berarak arakan terliput diantara awan
Bersenandung dari hari ke hari
Dan meluapkannya dalam detik detik arahan jarum jam

Dalam denting hening sang malam
Sesosok jiwa melayang menembus pekatnya malam
Mengapung bersama sayap sayap impian
Pasrah menyerah dalam letih kelelahan

Dalam jubah kebesarannya (malam)
merayap jiwa seolah mendekati kematian
pelan perlahan
Melebur diantara sakit dan penderitaan
Bergelut diantara waktu juga maut


01 Juli 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar