Jumat, 17 Oktober 2014

EngKAU,dia dan aku

Aku pernah menyerah pada rasa
Diperbudak oleh nafsu fana
Terpuruk hanya karna cinta dunia
Aku tak lagi mengenali jati diri
Tak sanggup bangun apalagi berdiri

Mimpi menghancurkanku
Berharap datang dalam nyataku
Tapi
Praharalah yang justru kutemu
Pesakitanlah yang kuterima dan serupa pengorbanan yang tersia sia

Topang aku duhai Engkau Yang Maha Tahu
Tuntun kembali aku kejalanMU
Cukup tamparan ini memperingatkanku
Bahwa dia tak lebih berarti dari pada apa yang telah EngKAU anugerahkan kepadaku

Ampuni aku duhai EngKAU Yang Maha Pengampun..
Ya AllAH..
Ya Robb..
Amiin



30 Juni 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar